Ribuan Pial Vaksin Diterima Pemko Banjarmasin, Lansia Prioritas

Updated: Apr 13, 2021

terasbanua.com, Banjarmasin - Tercatat 7.350 pial vaksin diterima Pemko Banjarmasin pada termin 2 tahap 2 program vaksinasi.

Penyuntikan vaksin pada lansia di Kota Banjarmasin beberapa waktu lalu. Foto :  Hamdiah
Penyuntikan vaksin pada lansia di Kota Banjarmasin beberapa waktu lalu. Foto : Hamdiah

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin lebih memprioritaskan pemberian vaksin kepada manula atau lanjut usia (lansia).


"Capaian vaksinasi lansia di Kota Banjarmasin masih jauh dari target 21.500 yang ditetapjan Dinkes Banjarmasin pada termin pertama.


Kedatangan vaksin termin kedua ini prioritas untuk lansia," ucap Machli Riyadi, Kepala Dinkes Kota Banjarmasin, Kamis (18/3/2021) pagi.


Ia menyebut vaksin yang baru diterima tersebut juga akan diberikan kepada pekerja publik, namun jumlahnya tidak terlalu banyak. Pekerja publik menjadi prioritas kedua setelah lansia.


Menurut Machli kenapa lansia lebih prioritas, karena bagi seseorang yang berusia lanjut ketika terpapar Covid-19 punya resiko kematian yang lebih tinggi dibanding usia yang lebih muda.


Selain itu, lanjutnya, dalam hal pembentukan antibodi bagi orang yang berusia lanjut lebih lamban jika dibandingkan yang berusia muda.

Pengklasteran vaksinasi tahap kedua disesuaikan dengan Surat Edaran Direktorat Jenderal (Dirjen) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P).


"Sebagaimana surat Dirjen P2P menitikberatkan seluruh ibu kota provinsi memprioritas lansia. Berbeda dengan kabupaten/kota lain prioritasnya terbalik yakni para pelayan publik sedangkan lansia menjadi prioritas kedua. Kebijakan pemerintah mendahulukan lansia di ibu kota provinsi," kata Machli.


Lantas bagaimana upaya mengejar target vaksinasi lansia yang masih rendah? Machli mengaku lebih meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat terutama melawan berita bohong atau hoax tentang vaksin tersebut. Ia memastikan vaksin benar-benar aman bagi tubuh manusia.


"Di Banjarmasin sudah hampir 5.000 orang yang divaksin dan tidak ada efek samping yang ditimbulkan setelahnya. Vaksin ini betul-betul aman dan kita harus melawan hoax di tengah masyarakat yang menghambat capaian bagi lansia," tegasnya.


Machli juga mengimbau masyarakat untuk membawa anggota keluarga lansia untuk segera divaksin di Puskesmas terdekat.


"Kami menghimbau kepada masyarakat untuk membawa anggota keluarganya yang berusia 60 tahun untuk memanfaatkan vaksin yang baru datang kemarin. Melalui vaksin kita bisa menjaga dari penularan Covid-19 di Banjarmasin. Cukup membawa KTP saja dan akan kita permudah. Agar Banjarmasin bisa mengendalikan herd immunity yang kita bangun," tutupnya.(hamdiah)



3 views0 comments