Sejumlah ASN Terpapar Covid-19, Kesbangpol Terpaksa Lock Down

Updated: Apr 13, 2021

terasbanua.com, Banjarmasin - Gedung Blok D di Balai Kota Banjarmasin di lingkungan Kantor Kesbangpol terpaksa lock down sementara setelah terkonfirmasi ada beberapa ASN yang terpapar Covid-19 dalam sepekan terakhir.

Suasana Blok D setelah dinyatakan lock down di kawasan Kesbangpol
Suasana Blok D setelah dinyatakan lock down di kawasan Kesbangpol

"Jadi ada terindikasi beberapa ASN positif Covid-19 di Blok D," sebut Plh Wali Kota Banjarmasin, Mukhyar saat ditemui di Press Room Balai Kota Banjarmasin, Selasa (16/3/2021).


Dari informasi yang ia terima, ada 9 ASN yang terkonfirmasi positif. 3 diantaranya telah dinyatakan sembuh.


"Informasi yang kami dapat di Blok paling atas itu ada 9 orang tapi sudah sembuh 3," tuturnya.


Sementara itu, satu orang yang terkonfirmasi meninggal dunia tersebut dibantah Mukhyar karena bukan termasuk yang terkonfirmasi positif Covid-19. Pasalnya ASN tersebut sudah sakit selama dua minggu terakhir sebelum menyeruaknya kasus terpaparnya Covid-19 di lingkungan Balai Kota Banjarmasin.


"Sebelum ada kasus ini yang bersangkutan sakit-sakitan dan dua minggu terakhir sudah dirawat di rumah. Beliau juga memiliki penyakit bawaan," terang Mukhyar.

Plh Wali Kota Banjarmasin, Mukhyar
Plh Wali Kota Banjarmasin, Mukhyar

Untuk menghindari penyebaran Covid-19 makin meluas di lingkungan Blok D Balai Kota Banjarmasin. Pihaknya pun terpaksa lock down sementara waktu dan para ASN yang bekerja di lingkungan tersebut melakukan pekerjaan secara Work From Home (WFH).


"Kami terapkan WFH pada kawan-kawan SKPD dan bagian di situ," ujarnya.


Kendati demikian, diakui dirinya ada sebagian pekerja yang tetap bekerja di kantor yakni di bagian administrasi dan pelayanan.


"Walaupun status WFH proses administrasi dan pelayanan publik juga tetap berjalan. Karena tidak semua di kosongkan tapi masih ada yang bertahan hal-hal yang menyangkut dengan pelayanan publik dan proses administrasi tersebut," jelasnya.


Selain itu, pihaknya juga melakukan penyemprotan disinfektan secara menyeluruh di kawasan tersebut.


"Kami juga melakukan penyemprotan. Tidak hanya disitu tapi semua blok dilakukan penyemprotan dan sudah keliling semua blok," ungkapnya.


Gedung Blok D sendiri terdiri dari dua SKPD yakni Kesbangpol, dan DLH, terbagi dari tiga bagian yakni Kesra, Tapem dan Pembangunan.

.

(Hamdiah)

7 views0 comments