Siswa Antusias Ikuti PTM di Hari Pertama

Updated: Apr 13, 2021

terasbanua.com, Banjarmasin - Pembelajaran Tatap Muka (PTM) untuk Ujian Sekolah (US) di tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) mulai digelar hari ini, Senin (22/3/2021).

Tentunya pelaksanaan PTM disambut antuasias siswa setelah setahun lamanya pembelajaran di sekolah terpaksa digelar secara daring.


Salah satunya Muhammad Anta Ridha, siswa kelas 9A yang bersekolah di SMP Negeri 22 Banjarmasin, mengaku senang dan sangat antuasias pada hari pertama PTM dilaksanakan.


"Karena belajar di sekolah seperti ini kami bisa lebih memahami pelajaran," ucap Ridha, Senin (22/3/2021) pagi.


Dirinya juga merasa semangat karena bisa langsung berinteraksi dengan guru dan teman sekelasnya. Di mana selama ini aktivitas sekolah hanya bisa dilakukan secara daring atau online saja.


"Kalau seperti ini kan kita bisa bertanya langsung sama guru, paling tidak kita bisa tanya sama teman di kelas kalau ada materi yang kurang dipahami," tuturnya.


Ridha juga mengaku tidak bisa memahami secara rinci materi yang diajarkan oleh gurunya selama pembelajaran daring.


"Belajar online kan terbatas, makanya kami di sini semangat belajar," imbuhnya.


Sementara itu, Wakasek Bidang Kurikulum, SMP Negeri 22 Banjarmasin, Hadimi menjelaskan, bahwa sebelum mengelar PTM pihaknya sudah mengantongi izin dari seluruh orang tua siswa, khususnya siswa kelas 9.


"Kita juga melengkapi seluruh lokal dengan wastafel yang diletakkan di dalam dan di luar ruang kelas untuk digunakan mencuci tangan," paparnya.


Hadimi juga menjelaskan bahwa mekanisme PTM  yang dilaksanakan disesuaikan dengan aturan yang berlaku. Satu kelas hanya diisi 50 persen dari kapasitas siswa di kelas.


"Itu untuk PTM, kalau US nanti lokalnya ditambah satu lagi. Jadi 67 siswa itu akan mengisi 5 lokal yang masing-masing berisi 13 sampai 14 orang siswa," jelasnya.


Sementara itu, untuk waktu belajarnya sendiri, pihak sekolah hanya menyediakan 20 menit untuk satu jam pelajaran. Sedangkan dalam satu hari ada 6 mata pelajaran.


"Hari Senin sampai Kamis, siswa masuk belajar mulai pukul 8.00 sampai dengan 10.50 Wita. Sementara di hari Jumat dan Sabtu pulangnya pukul 10.15," tambahnya.


Menurutnya, pola PTM yang mereka jalankan sekarang ini sudah sesuai dengan apa yang ditetapkan oleh Satgas Covid-19 dan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin.


"Siswa juga kita wajibkan memakai masker dan tidak boleh lalai dalam menjalankan protokol kesehatan. Seperti edaran yang dikeluarkan Pemko Banjarmasin," pungkasnya.


Kendati demikian, di hari pertama PTM ini, pihaknya tidak langsung menjalankan pembelajaran kepada siswa. Pasalnya pasca banjir yang beberapa waktu lalu membuat kelas di SMP Negeri 22 Banjarmasin menjadi tempat pengungsi warga sehingga sebelum dipakai perlu dilakukan pembersihan terlebih dahulu.


"Hari ini kita ajak siswa untuk kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah dulu. Karena waktu banjir kemarin ruang kelas kita dijadikan tempat mengungsi oleh 300 warga sekitar," pungkasnya.


Selain itu, pihaknya juga memberi pembekalan kepada siswa terkait bagaimana menghadapi proses pembelajaran dan US secara tatap muka di tengah pandemi Covid-19 ini.



(Hamdiah)

1 view0 comments