Sungai Keruh, DLH Kotabaru Panggil Pihak Perusahaan Batu Bara

Updated: Apr 12, 2021

terasbanua.com, Kotabaru - Warga masyarakat Desa Sungup Kanan, Keluhkan air keruh pekat tidak bisa dipakai untuk dikonsumsi. Menanggapi keluhan tersebut Dinas Lingkungan Hidup Kotabaru panggil pihak perusahaan.

Warga Sungup Kanan mandi di sungai yang airnya keruh. Foto : Her
Warga Sungup Kanan mandi di sungai yang airnya keruh. Foto : Her

Keruhnya air sungai menjadi perbincangan warga, khususnya warga Desa Sungup Kanan, Kecamatan Pulau Laut Tengah Kabupaten Kotabaru yang dalam kesehariannya menggantungkan kebutuhan air di sungai itu.


Masyarakat menduga, penyebab keruhnya air sungai adalah akibat dari aktivitas perusahaan pertambangan batu bara.


Sebagian warga Desa Selaru dan warga Desa Sungup Kanan biasanya mengambil air di Sungai Hanau untuk kebutuhan pokok.


"Semenjak adanya aktivitas pertambangan di sini sejak itulah air sungai tidak bisa lagi dikonsumsi," kata Ketua RT 1, Jainudin, yang ditemui Wartawan, Kamis (18/2/2021).


Menurut Head external affair PT STC, E.herbeth Sitinjak didampingi rekan kerjanya Kahrani, yang dikonfirmasi di ruang kerjanya, Kamis (18/2/2021), penyebab keruhnya air sungai tidak hanya bersumber dari aktivitas pertambangan batu bara.


"Kami sudah cek sumber penyebab air sungai keruh yang dikeluhkan warga melalui drone. Sumbernya tidak hanya dari aktivitas kami," ujarnya.


Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kotabaru Arif Padillah, yang di konfirmasi melalui via WhatsApp Senin (22/2/21), mengaku sudah memanggil pihak PT Sebuku Tanjung Coal.


"Kami sudah memanggil pihak perusahaan dan melakukan konfirmasi. Terkait air sungai yang keruh akan segera dilakukan tes laboratorium dalam minggu ini," pungkas Arif.


(Her)

35 views0 comments